ニュース一覧に戻る
注目2026年7月31日

Ledakan Guncang Aeon Mall Kumamoto Usai Gempa, Saksi Ungkap Kejadian Terjadi Dua Menit Setelah Evakuasi

Ledakan terjadi di AEON Mall Kumamoto beberapa menit setelah gempa berkekuatan 7,1. Seorang saksi mata mengungkapkan ledakan terjadi sekitar dua menit setelah ia berhasil keluar dari gedung.

Ledakan Guncang Aeon Mall Kumamoto Usai Gempa, Saksi Ungkap Kejadian Terjadi Dua Menit Setelah Evakuasi

NIINDO - Seorang staf pusat perbelanjaan yang mengalami kerusakan parah akibat ledakan setelah gempa besar di Prefektur Kumamoto menceritakan detik-detik menegangkan saat insiden terjadi. Menurut pengakuannya, ledakan terjadi sekitar dua menit setelah ia berhasil keluar dari gedung bersama rekan-rekannya.

Gempa bermagnitudo 7,1 mengguncang Prefektur Kumamoto di Jepang barat daya pada Selasa (28/07/2026), sesaat sebelum pukul 16.30 waktu setempat. Setelah gempa terjadi, staf di Aeon Mall Kumamoto segera mengevakuasi para pengunjung demi alasan keselamatan.

Seorang pekerja toko berusia 20-an tahun mengatakan bahwa sekitar pukul 17.15, pihak pengelola mal meminta seluruh pelanggan untuk tetap berada di luar gedung atau langsung pulang. Setelah situasi dinilai cukup aman, para karyawan diizinkan kembali ke dalam gedung secara berkelompok untuk mengambil barang-barang penting seperti kunci rumah dan kendaraan.

Baca juga: Panti Jompo di Kumamoto Kekurangan Popok & Pasokan Lainnya

Pekerja tersebut kembali ke tokonya di lantai dua bersama enam orang lainnya sekitar pukul 17.20. Ia sempat mengambil beberapa foto yang memperlihatkan lantai mal tergenang air akibat sistem penyiram otomatis yang aktif. Ia juga memotret area tangga pada pukul 17.43 saat kembali mengungsi sambil membawa barang-barang pribadinya.

Setelah keluar melalui pintu tengah di sisi utara gedung, ia mengatakan hanya berselang sekitar dua menit sebelum terdengar suara gemuruh yang sangat keras. Tak lama kemudian, ia melihat material yang menyerupai abu beterbangan ke arahnya. Ia segera berlari menyelamatkan diri, namun seluruh tubuhnya tertutup abu dari kepala hingga kaki. Meski demikian, ia dan rekan-rekan yang dievakuasi bersamanya dilaporkan tidak mengalami cedera.

Pekerja tersebut menambahkan bahwa dirinya tidak mencium bau gas sebelum ledakan terjadi. Ia juga tidak yakin apakah alarm kebocoran gas sempat berbunyi, meskipun sistem penyiram otomatis diketahui telah aktif. Hingga kini, pihak berwenang masih menyelidiki penyebab ledakan yang terjadi setelah gempa tersebut.

Dikutip dari: NHK NEWS

https://www.youtube.com/watch?v=Fr3IDwtIC6Y